CEO Inter Antonello Masih Marah Dalam Kekalahan Juve

CEO Inter Antonello Masih Marah Dalam Kekalahan Juve
Sepakbola Eropa

CEO Inter Antonello Masih Marah Dalam Kekalahan Juve. Inter tampaknya masih tidak bisa menerima dalam kekalahan dramatis Serie A 3-2 atas Juventus, kata CEO Nerazzurri Alessandro Antonello.

 

Dua gol dalam waktu tiga menit telah menunjukkan Juve melakukan perubahan akhir yang luar biasa pada hari Sabtu ketika Gonzalo Higuain menyegel kemenangan di menit ke 89 melawan 10 pemain Inter setelah gol bunuh diri Milan Skriniar yang menyamakan kedudukan.

 

Wasit Daniele Orsato disinyalir memancing kemarahan seluruh para pemain Inter. Dia mengusir keluar Matias Vecino setelah tinjauan VAR setelah awalnya hanya ingin memberikan kartu kuning kepada Mario Mandzukic, sementara Miralem Pjanic tampaknya beruntung dalam menghindari kartu merah setelah melakukan pelanggaran kepada Rafinha.

 

Pembuka gol Juve juga selamat dari tinjauan ulang VAR ketika Blaise Matuidi yang tampaknya menyambar umpan silang Juan Cuadrado dengan lengannya, meskipun pasukan Massimiliano Allegri memiliki gol lainnya yang dikesampingkan karena mengikuti tayangan ulang video VAR.

 

Hasilnya kini mengirim Juve unggul empat poin di puncak Serie A, dengan rival terdekat Napoli yang akhirnya tersandung ketika mereka dikalahkan 3-0 dari Fiorentina pada hari Minggu kemarin. Kini Inter terpaut empat poin dari Lazio dalam usaha perebutan tempat terakhir di slot Liga Champions.

 

Ditanya apakah kemarahan mereka telah mereda, Antonello mengatakan kepada Inter TV yang dirangkum situs agen poker : “Sama sekali tidak. Sang pelatih telah meminta tim untuk berada semangat terbaik mereka di lapangan. Beberapa hal yang tidak dapat diterima telah terjadi dan kita benar-benar muak.”

 

“Semua orang dapat melihat apa yang terjadi. Pertandingan itu disaksikan oleh 80.000 orang di stadion dan 700 juta orang di 170 negara di seluruh dunia. Kami memutuskan untuk menunggu hingga hari ini (Senin) untuk berkomentar karena kami tidak ingin berbicara di saat situasi sedang panas dan beresiko mempengaruhi oleh semua emosi yang berterbangan.

 

“Kami telah menyaksikan kembali semua insiden dan kami tidak dapat menjelaskan mengapa dua set ukuran dan bobot masih digunakan dalam game yang sama.”

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Mantan Pemain Aberdeen, Neale Cooper Meninggal
Sepakbola Eropa
Mantan Pemain Aberdeen, Neale Cooper Meninggal

Mantan Pemain Aberdeen, Neale Cooper Meninggal. Neale Cooper, salah satu pahlawan pemenang Piala Eropa, telah meninggal setelah ditemukan terluka di luar rumahnya, konfirmasi klub. Cooper, yang berusia 54 tahun, dibawa ke Aberdeen Royal Infirmary pada pagi hari pada hari Minggu namun kehilangan perjuangannya untuk bertahan hidup pada Senin sore.   …

Agen Bintang Napoli Marek Hamsik Mengenai Rumor Dengan Chelsea
Sepakbola Eropa
Agen Bintang Napoli Marek Hamsik Mengenai Rumor Dengan Chelsea

Agen Bintang Napoli Marek Hamsik Mengenai Rumor Dengan Chelsea. Hamsik, seorang gelandang serang yang berusia 30 tahun telah melakukan kiprahnya di Stadio San Paolo sejak 2007, ketika dia tiba di Naples dari rekannya sesama pemain Italia, Brescia. Pemain internasional Slovakia sejak itu melanjutkan untuk menjadikan dirinya sebagai salah satu pemain …

Bacary Sagna Perjelas Status Dengan Gabung Benevento Serie A
Sepakbola Eropa
Bacary Sagna Perjelas Status Dengan Gabung Benevento Serie A

Bacary Sagna Perjelas Status Dengan Gabung Benevento Serie A. Lepas dari Manchester City akhir musim yang lalu, membuat status Bacary Sagna tidak menemui kejelasan. Pasalnya Sagna sedang tidak merumput di klub manapun dalam paruh pertama musim pertandingan ini. Mantan bek tim nasional Perancis ini tidak memiliki klub tempat bernaung. Karena …