FIFA Mempersiapkan Publikasi Informasi Pribadi Setelah Peretasan Kedua

FIFA Mempersiapkan Publikasi Informasi Pribadi Setelah Peretasan Kedua
Sepakbola Dunia

FIFA Mempersiapkan Publikasi Informasi Pribadi Setelah Peretasan Kedua. FIFA dikabarkan sedang mempersiapkan untuk merilis informasi yang diperoleh oleh peretas setelah memastikan sistem komputernya telah mengalami serangan peretasan cyber keduanya. Dalam sebuah pernyataan, FIFA mengatakan telah diretas pada bulan Maret silam menyusul serangan serupa pada tahun 2016, yang oleh Departemen Kehakiman Amerika Serikat dan Biro Investigasi Federal baru-baru ini diumumkan bahwa peretasan tersebut dilakukan oleh intelijen militer Rusia. Kedua insiden tersebut dianggap tidak terkait dan belum jelas informasi apa yang diperoleh dalam serangan kedua.

 

Menurut New York Times, bagaimanapun, konsorsium organisasi media diatur untuk mengungkapkan rincian peretasan terbaru dalam beberapa hari mendatang. Banyak rumor yang beredar bahwa itu dapat berupa informasi internal yang terkandung dalam interaksi e-mail pribadi antara para pejabat tinggi FIFA. FIFA sendiri dilaporkan telah dihubungi oleh beberapa badan tentang informasi yang termasuk dalam dokumen yang diretas.

 

“Setelah peretasan pada Maret 2018, FIFA mengambil sejumlah langkah untuk meningkatkan keamanan IT, untuk melindungi karyawan, dan kami prihatin dengan fakta bahwa beberapa informasi telah diambil secara ilegal. FIFA sangat mengecam setiap upaya untuk menyebarkan kerahasiaan, integritas, dan data-data di organisasi manapun yang menggunakan praktik yang melanggar hukum”, bunyi sebuah pernyataan resmi FIFA.

 

Peretasan kedua di FIFA tampaknya menandai serangan terbaru pada dunia sepakbola. Sebuah kelompok yang menyebut diri mereka “Football Leaks” telah menerbitkan informasi dalam beberapa tahun terakhir yang telah menyebabkan keyakinan tentang adanya kasus penggelapan pajak, khususnya di negara Spanyol.

 

Sejumlah bukti dari investigasi anti-doping dan hasil laboratorium diterbitkan setelah serangan peretasan pertama terhadap FIFA, yang dilakukan oleh dinas intelijen militer Rusia (GRU). Tujuh anggota GRU didakwa di AS awal bulan ini setelah mereka dituduh telah meretas data yang memiliki keterkaitan dengan 250 atlet dan organisasi olahraga anti-doping di AS dan di seluruh dunia. Termasuk Badan Anti-Doping Dunia dan FIFA.

 

“FIFA telah berkomitmen atas keamanan data dan memastikan kerahasiaan penuh, integritas dan ketersediaan datanya. FIFA mengambil semua langkah yang diperlukan untuk menanggapi insiden keamanan secara memadai serta terus meningkatkan keamanan lingkungan IT-nya”, lanjut pernyataan resmi dari FIFA yang dilansir agen judi bola terpercaya.

No Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Hudson Odoi Tampil Apik Bersama Timnas Inggris
Sepakbola Dunia
Hudson Odoi Tampil Apik Bersama Timnas Inggris

Hudson Odoi Tampil Apik Bersama Timnas Inggris. Belum lama ini legenda sepakbola milik dari Arsenal, yakni Ian Wright telah memberikan komentar terkait performa konsisten dari Callum Hudson Odoi bersama Timnas Inggris. Dirinya percaya bahwa penampilan apik itu sebagai penanda jika Chelsea harus terus memberikan kesempatan reguler untuk Odoi di sisa …

Diincar PSG, Herrera Berpotensi Tinggalkan Manchester United
Sepakbola Dunia
Diincar PSG, Herrera Berpotensi Tinggalkan Manchester United

Diincar PSG, Herrera Berpotensi Tinggalkan Manchester United. Belum lama ini Paris Saint Germain dikabarkan menjadi tim terdepan yang bakalan mendatangkan gelandangan andalan Manchester United, yakni Ander Herrera. Hal ini tak terlepas kontrak sang pemain yang bakalan habis, hingga kini belum juga menerima kontrak baru.   Ander Herrera diketahui menjadi salah …

Berkarir Sebagai Pelatih, Pirlo Bakalan Kembali ke Juventus
Sepakbola Dunia
Berkarir Sebagai Pelatih, Pirlo Bakalan Kembali ke Juventus

Berkarir Sebagai Pelatih, Pirlo Bakalan Kembali ke Juventus. Andrea Pirlo tidak butuh waktu yang lama untuk kembali laga ke lapangan pertandingan, namun dengan status berbeda lagi. Menurut kabarnya, pria yang telah berusia 39 tahun ini telah memutuskan untuk merintis karir kepelatihan bersama tim U-23 milik dari Juventus.   Andrea Pirlo …